Bonus puasa hari ketiga

Sebagian orang menganggap senin adalah hari yang ga menyenangkan, begitu pun dengan saya, dalam kondisi lancar, perjalanan depok-tangerang memakan waktu 1,5 jam, memang sulit diprediksi, karena tadi pagi saya menghabiskan waktu kurang lebih 2,5 jam untuk menempuh jarak tersebut, lenteng agung, tb simatupang, ciledug, macet ga karuan, benar2 kondisi puasa yang “pamer dada”, masih mending kalo yang pamer dada adalah para wanita cantik dan seksi, kalo ini…sudah puasa, padat merayap dalam dahaga pula, lengkap sudah, lalu tibalah saya di kantor jam 10an, kesiangan? Hm…ini sudah biasa saya alami di hari senin.

Waktu berlalu, sampai tibalah saatnya berbuka puasa, seperti biasa tempat makan favorit saya adalah warteg, selain harganya murah, bersahabat dan banyak pilihan menunya, ada juga kelebihan lain di warteg ini, yaitu mba2 pelayan yang cantik yang tak lain adalah pemilik warteg ini (mau makan apa cuci mata) tapi, ada tapinya…mba2 ini udah berkeluarga dan punya 1 anak, yang mana nama anaknya ini dijadikan nama wartegnya, anaknya ini, buandelnya…ga nahan, terlalu aktif kadang2 dia menjerit2 bikin telinga pekak, yah namanya juga anak2, amit2 dh kalo anak saya nanti kaya gitu, oc lah fokus saya bukan pada anaknya, tapi sama ibunya, entah kenapa saya selalu punya kecenderungan untuk mencintai wanita yang lebih tua, hanya pendapat pribadi, wanita yang lebih tua itu seksi, sayang anak dan bisa mengurus keluarga. Mohon maaf kepada wanita yang lebih muda, bukan ku tak suka, tapi beginilah realitanya.

Setelah dari warteg, saya ke mini market, beli perlengkapan mandi, total belanja Rp 27.900 lalu mas2 penjaga mini market tanya “100 rupiahnya mau disumbangkan pak?”, saya jawab “ya sudahlah ga apa2”, karena saya pikir juga cuma 100 rupiah ini, lalu mas2 penjaga mini market itu menyuruh saya menunggu sebentar, karena ternyata saya dapat hadiah teh botol green tea, what? Ha2, kebetulan yang sangat kebetulan sekali, saya sumbangkan uang kembalian 100 rupiah tadi, lalu sebagai gantinya saya dapatkan teh botol green tea seharga 5000an, hm…pertanda apa ini? Kalo aja saya sumbangkan 1000 rupiah, mungkin coca cola 1,5 liter yang saya dapat

Yang jelas ini adalah berkah dari yang maha kuasa, entah bonus apa lagi yang akan saya dapatkan besok, kali aja pas makan di warteg, mba2 warteg berkata “kembalinya ga ada mas, ya udah bawalah diriku pulang bersamamu”, ayo aja dh kalo begitu sih, ah…apa coba? Saya terlalu ber-angan2

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s